New Post
  Loading...

Beritanya Islam Maka Kini

Rabu, 27 Januari 2016

Misteri Kelahiran Dajjal

Dajjal ialah mahluk yang sangat besar, tinggi bahkan saking tingginya ada yang mengatakan tinggi mahluk ini menjulang tinggi kelangit, mempunyai mata satu, dan dikeningnya ada tulisan kaffir dengan menggunakan bahasa arab dan akan muncul dihari kiamat datang. 

Seperti sabda rasullalah SAW 
"apa yang kalian perbincangkan ?" kami menjawab :"kami sedang berbincang-bincang tentang hari kiamat." Beliau Berkata :"tidak akan terjadi hari kiamat hingga kalian lihat sebelumnya sepuluh tanda." Beliau menyebutkan :"Dukhan (asap), Dajjal, Daabbah, terbitnya matahari dari barat, turunnya 'isa As, ya'juj dan ma'juj, dan tiga khusuf  (dibenamkan ke dalam bumi) ditimur, dibarat, dan di jazirah arab, yang terakhir adalah api yang keluar dari yaman mengusir (menggiring) mereka ke tempat berkumpulnya mereka." (HR. Muslim no.2901) 

dalam hadist tersebut dijelaskan bahawa tanda-tanda hari kiamat datang salah satunya adalah Dajjal, namun bagaimana sejarah kelahiran Dajjal ? berikut penjelasannya untuk anda :
misteri kelahiran dajjal

Sejarah Kelahiran Dajjal 

Ibu dan ayah Dajjal adalah penyembah berhala postur yang dimiliki oleh ayah Dajjal adalah berbadan tinggi, gemuk dan memiliki hidung seperti paruh burung sedangkan ibunya berbadan gemuk, kedua tangannya panjang, dan memiliki payudara yang besar. Mereka adalah keturunan Ya Huj'ja dan sudah menikah selama 30 tahun dan belum dikaruniai dengan seorang anak. 

Rasullalah SAW bersabda :
Ayah dan Ibu Dajjal itu melewati perkawinannya selama 30 tahun tanpa melahirkan satu anak pun. Kemudian lahirlah dari mereka seorang anak laki-laki yang buta sebelah matanya, Ia menjadi orang yang paling berbahaya dan paling sedikit manfaatnya (bagi kedua orang tuanya dan bagi umat manusia) Kedua matanya tertidur, tetapi hatinya tetap terjaga"

Berhala yang mereka sembah berupa patung sapi betina, namun bagaimana mungkin patung tersebut mengetahui bahwa mereka akan mendapatkan anak laki-laki yang disebutkan pada hadist tersebut.

Diceritakan pada suatu malam kedua suami istri ini seolah-olah mendengar suara dari patung yang mereka angap sebagai tuham mereka, kemudian patung tersebut memberitahukan kepada mereka bahwa sang patung telah meridoi mereka dan berkehendak memberikan mereka seorang anak. Sesungguhnya Jin dan Setan dapat melihat Hal Goib tetapi tidak dengan manusia, Jin Dan Settan bisa melihat apa yang ada dalam jasad manusia seakan-akan kedua mata mereka adalah sinar-x, sehingga dapat melihat kandungan setiap awam, namun Jin Dan Settan tidak dapat mengetahui apakah yang akan terjadi, mereka juga tidak tau janin itu laki-laki ataupun perempuan, namun Jin dan Settan dapat mengetahui keinginan sepasang suami istri itu yang mengharapkan seorang anak laki-laki, karena itu mereka memperdaya kedua manusia penyembah berhala itu seakan-akan mereka yang memberikan karunia anak dan meminta korban-korban sebagai sesembahnnya, itulah yang dierbuat oleh setan "Nauzubilah min zalik".

Rasullalah SAW bersabda:
"Anak itu sangat membahayakan kedua orang tuanya dan umat manusia, dapat dibuktikan, bahwa dalam manuskrip tersebut tertulis "karena anaknya sejak lahir diam saja dan tidak bergerak dan tidak menangis sebagaimana layaknya bayi, maka ibunya tidak dapat menyusuinya sehingga ibunya terkena penyakit keracunan akibat tertahanya air susu, sehingga menyebabkan kemation".

Sabda Rasullalah SAW tersebut membuktikan bahwa Dajjal telah membawa kesengsaraan bagi ibunya, bukan hanya ibunya saja yang merasakan kesengsaraannya tersebut sang ayahpun merasa demikian. Adapun kesialan yang dibawa Dajjal bagi ayahnya adalah setelah kira-kira 4 tahun Dajjal hanya diam dan tidur saja sejak kelahirannya, Pada suatu malam anak itu bergerak, merangkak dan berjalan seperti balita dia bergerak mengarah kepatung-patung berhala kemudian tidur di dekat berhala itu.

Sang ayahpun bangung keesokan harinya dan mendapati anaknya tertidur dipangkuan tuhan mereka, ia mencoba memahami apa yang terjadi, kemudian ayahnya memanggil tetangganya dan berita itu menyebar luas, penduduk sekitar berbondong-bondong datang untuk menyaksikannya hal tersebut. Kemudian hakim kota mendengar dan ingin memiliki anak itu yang dapat membawa berkah, maka diutusnya mata-mata untuk membuat siasat, maka diahadapkanlah ayahnya Dajjal kepada hakim kota dan dipaksanya untuk mengaku bahwa kejadian itu adalah rekayasa dirinya semata, karena itu ayah Dajjal dipaksa mengaku dia sendirilah yang mengangkat anaknya dan menaruhnya kepangkuan sapi tersebut. Karena ayah Dajjal menyangkal tuduhan itu, ia dipenjara dan disiksa, sementara Dajjal diambil oleh hakim kota dan dirawat dalam istana. 

Dalam mengahdapi siksaan dipenjara rupanya ayah Dajjal tidak kuat lagi maka ia terpaksa mengakui kebohongan itu, setelah ia mengaku ayah Dajjal itu diusir maka tinggallah ia sebatang kara, karena anaknya sudah disita oleh tuan hakim kota. Dalam keterasingannya itu maka meninggallah ayah Dajjal dalam penderitaannya. 

Setelah kira-kira 1 tahun 1 bulan penduduk negeri itu dilanda bencana dalam kegelapan Allah SWT telah memusnahkan negeri itu dan ia memerintahkan Jimbril untuk menyelamatkan anak itu dan membawanya kesebuah pulau terpencil yang terletak disuatu lautan luas yang disebut laut Yamman. Pulau yang didiami oleh Dajjal dikenal dengan nama Jazirah ats-tus’ban ar-Rahib wa ad-dabbah al-halba’ yakni sebuah pulau yang terdapat ular mengerikan dan hewan berbulu tebal. Hewan melata yang berbulu lebat inilah yang telah menjaganya selama Dajjal mendiami pulau itu. Hewan ini disebut sebagai al-Jassasah. Pulau itu berukuran kecil, bagaikan tumpukkan bebatuan. Pulau itu terpisah dari gugusan pulau-pulau yang banyak jumlahnya. Dan Dajjal sepanjang hari sepanjang tahun selalu tidur layaknya penghuni gua. 

Allah ‘Azza wa Jalla berfirman,
“Hai Jibril! Anak itu adalah hamba-Ku. Tetapi di akhir zaman ia akan mengaku sebagai Tuhan yang di sembah di muka bumi. Aku akan mengutus hamba-Ku yang lain untuk menyiksanya dengan siksaan pedih dan akan membunuhnya pada suatu saat tertentu yang tidak akan di ingkari oleh hamba-Ku. Orang tersebut adalah seorang Nabi yang diutus pada suatu masa dan ia menjadi wali tanpa wahyu pada menjelang akhir zaman.” (HR. Alim Haidar bin ‘Arif Billah ‘Abdullah bin Salam bin Syar).

Riwayat tersebut tidak ada asal usulnya secara jelas, maka dari itu kita sebagai umat Muslim tidak boleh meyakininya. Lalu setelah Dajjal dilahirkan, berapa lamakah dia akan hidup? 

Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda,
“Ia akan tinggal selama empat puluh hari. Hari yang pertama seperti setahun dan hari berikutnya seperti sebulan dan hari ketiga seperti seminggu. Kemudian hari yang masil tinggal lagi adalah sama seperti hari yang biasa.

Dajjal akan hidup selama 40 hari saja dengan demikian hari pertamanya sama dengan setahun, hari keduanya sama dengan sebulan, hari ketiganya sama dengan seminggu dan hari-hari biasa Dajjal akan sama seperti hari-hari biasa umat manusia di dunia. Wallahu a’lam bishawab.

Dari pembahasan ini kita telah mengetahui bagaimana asal muasal Dajjal berasal. Sesungguhnya tidak ada satu pun manusia yang mengetahui kepastian kapan datangnya hari Kiamat termasuk di dalamnya, kapan Dajjal akan turun ke muka bumi dan mengaku sebagai Nabi. Sesungguhnya hanya Allah yang mengetahui Maha segalanya.

Next
This is the current newest page
Previous
Next Post »